Detail Cantuman
Pencarian SpesifikText
Peta Politik Perempuan Menjelang Pemilu 2014: Perempuan Dalam Partai Politk, Pemilu, Legislatif, Eksekutif, Dan Yudikatif
SETELAH diimplementasi melalui dua kali pemilu, kebijakan afirmasi dalam bentuk kuota 30% perempuan menunjukkan hasilnya. Apabila Pemilu 2004 menelorkan perempuan 11% di DPR, 22 % di DPD, 12% di DPRD provinsi, dan 6% di DPRD kabupaten/kota, maka Pemilu 2009 menambah perempuan menjadi 18% di DPR, 27% di DPD, 16% di DPRD provinsi, dan 12% di DPRD kabupaten/kota. Akan tetapi peningkatan tersebut mendatangkan masalah baru. Hasil Pemilu 2009 menunjukkan, 25% adalah figur populer dan 41% adalah anggota dinasti politik. Dominasi dua latar belakang itu tentu tidak jadi masalah apabila mereka mampu mengemban baik fungsi-fungsi legislatif. Namun yang terjadi justru sebaliknya. Pada titik inilah implementasi kebijakan afirmasi perlu dievaluasi.
Ketersediaan
| 756-2015 | PERLUDEM 320.082 WUL P | Perpustakaan Perludem (PERPUSTAKAAN PERLUDEM) | Tersedia |
Informasi Detail
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
PERLUDEM 320.082 WUL P
|
| Penerbit | Perkumpulan Untuk Pemilu Dan Demokrasi : Jakarta., 2013 |
| Deskripsi Fisik |
280 hlm; 25 cm
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
978-602-18876-5-3
|
| Klasifikasi |
320.082
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subjek | |
| Info Detail Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






